Ketahui Pengertian Seni dan Fungsinya di Kehidupan Nyata


Indonesia memiliki berbagai macam jenis seni. Setiap daerah memiliki ciri khas keseniannya masing-masing menyesuaikan budaya dan norma yang berlaku. Umumnya, kesenian digunakan untuk acara adat dan keagamaan. Hal ini membuktikan bahwa seni dapat dimanfaat di kehidupan sehari-hari manusia. Pada artikel ini akan membahas pengertian seni dan fungsinya di kehidupan manusia. Simak informasinya di bawah ini!

Ketahui Pengertian Seni dan Fungsinya di Kehidupan Nyata

Pengertian Seni

Seni memiliki arti yang luas. Secara umum, seni merupakan sesuatu yang diciptakan manusia dengan keindahan di dalamnya sehingga mampu membangkitkan perasaan seseorang yang melihatnya. Supaya lebih jelas, kami telah mengumpulkan beberapa pengertian seni menurut para ahli yaitu sebagai berikut:


1. Pengertian seni menurut Aristoteles

Aristoteles berpendapat bahwa seni merupakan bentuk dari pengungkapan yang dilakukan manusia dan penampilannya tidak pernah menyimpang dari kenyataan. Ia juga menambahkan bahwa seni adalah suatu kegiatan meniru alam.


2. Pengertian seni menurut Alexander Baum Garton

Alexander Baum Garton mengartikan seni sebagai sebuah keindahan yang memiliki tujuan positif dan menjadikan para penikmatnya berada dalam rasa kebahagiaan.


3. Pengertian seni menurut Sudarmaji

Seorang sineas bernama Sudarmaji mengartikan seni sebagai segala manifestasi batin dan pengalaman estetis yang dapat diciptakan dengan berbagai media seperti garis, bidang, warna, gelap terang, tekstur dan volume.


4. Pengertian seni menurut James Murko

James Murko berpendapat bahwa seni merupakan sebuah penjelasan rasa indah yang terkandung dalam jiwa setiap manusia. Seni dilahirkan sebagai alat komunikasi ke dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh indera penglihatan, indera pendengaran dan juga perantaraan gerak.


5 Jenis Seni Secara Umum

Seni dibedakan menjadi berbagai cabang. Secara umum seni dibagi menjadi lima yaitu seni musik, seni rupa, seni sastra, seni tari dan seni teater.


1. Seni Musik

Jenis kesenian ini memiliki unsur utama yaitu bunyi. Sebuah bunyi akan menjadi sebuah karya seni apabila didukung dengan unsur tambahan lainnya seperti harmoni, melodi dan notasi musik. Jenis kesenian ini mulai berkembang dari era Renaissance hingga sampai sekarang.


2. Seni Rupa

Seni rupa merupakan jenis kesenian yang diciptakan agar dapat dinikmati melalui media penglihatan atau visual art. Oleh karena itu, karya-karya seni rupa memiliki wujud yang dapat diekspresikan seperti lukisan, gambar, patung, kerajinan tangan dan sebagainya.

Seiring berkembangnya zaman, kemunculan seni rupa jenis baru atau seni rupa modern mulai menjamur di tengah masyarakat.


3. Seni Sastra

Jenis kesenian ini sebenarnya memanfaatkan kata-kata untuk dirangkai sehingga menciptakan kalimat-kalimat indah seperti puisi, sajak atau karya tulis lain. Kesenian sastra dapat dinikmati melalui media pendengaran atau penglihatan.


4. Seni Tari

Seni tari merupakan salah satu bagian dari seni pertunjukan, di mana kesenian ini menggunakan tubuhnya untuk bergerak dengan gerakan yang indah. Jenis kesenian ini pada umumnya ditampilkan bersamaan dengan seni musik.

5 Jenis Seni Secara Umum

5. Seni Teater

Teater juga menjadi salah satu bagian dari seni pertunjukan. Seni teater merupakan kesenian yang menampilkan imajinasi atau pikiran seseorang dengan cara bermain peran. Jenis kesenian ini dapat dilakukan secara individu maupun berkelompok


Macam-macam Aliran Seni

Terkadang orang-orang masih bingung membedakan jenis-jenis seni dan juga macam-macam aliran seni. Jika jenis seni dilihat dari bagaimana seni dibuat atau ditampilkan, aliran seni adalah sebuah pandangan yang dapat diaplikasikan pada setiap jenis seni.


Berikut adalah macam-macam aliran seni:

1. Ekspresionisme

Merupakan aliran seni yang lebih mementingkan perasaan, ide atau gagasan yang ingin diungkapkan oleh seniman. Jadi, karya yang diciptakan bukan merupakan hasil peniruan suatu objek yang ada di dunia.


2. Impresionisme

Merupakan aliran seni yang digunakan para seniman untuk menciptakan karya berdasarkan apa yang dihayati dan dilihat melalui faktor pencahayaan dan proses perubahan atau terjadinya warna.


3. Klasisisme

Merupakan aliran seni rupa yang fokus terhadap bangunan dan tata ruang yang memiliki bentuk antik atau klasik.


4. Naturalisme

Merupakan aliran seni yang menggunakan teknik pembuatan dengan pandangan yang nyata dan akurat agar terlihat mirip seperti apa yang dilihat di alam.


5. Realisme

Merupakan aliran seni yang mengangkat peristiwa keseharian yang dapat dijumpai dengan menghasilkan karya seperti aslinya dan nampak nyata.


Fungsi Seni di Kehidupan Manusia

Seni memiliki peranan di tengah kehidupan manusia. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peninggalan sejarah yang menunjukkan bahwa seni memiliki fungsi dan peranan untuk masyarakat. Tidak hanya berhenti pada zaman prasejarah, sampai di era modern seperti sekarang pun seni masih berguna dan bermanfaat bagi manusia. Berikut adalah fungsi-fungsi seni di kehidupan manusia:


1. Seni sebagai media komunikasi

Pada praktiknya, manusia kerap menjadikan seni sebagai media komunikasi baik secara langsung maupun tersirat. Pada umumnya, manusia menggunakan seni untuk mengkritik atau menyampaikan suatu pesan ke khalayak umum. Contohnya seperti pagelaran wayang, lukisan, film dan pertunjukan teater.


2. Seni sebagai media hiburan

Seperti yang kita tahu bahwa seni identik dengan keindahan. Oleh karena itu banyak orang yang menjadikan seni sebagai sebuah hiburan untuk menikmati keindahan atau hanya sekedar melepas rasa bosan dan kesedihan. Contohnya seperti ketika seseorang sedang mengalami hari yang buruk, kemudian ia pergi ke konser musik untuk menghilangkan penat.


3. Seni sebagai media terapi mental

Selain untuk hiburan, seni memiliki peranan yang lebih dalam lagi di kehidupan manusia. Seni dapat digunakan sebagai media terapi mental bagi seseorang yang psikologisnya sedang tidak baik-baik saja. Hal yang paling sering digunakan sebagai terapi adalah melukis dan juga menulis. Seni dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan energi negatif atau hal-hal yang mengganggu pikiran sehingga seseorang bisa menjadi lebih tenang.


4. Seni sebagai media pendidikan

Tidak semua siswa memiliki cara belajar dan pemahaman yang sama. Oleh karena itu, dunia pendidikan juga memanfaatkan seni untuk model pembelajarannya. Jadi, anak didik bisa belajar dengan menyenangkan dan tidak membosankan.


5. Seni sebagai produk fungsional berdaya guna

Manusia telah memanfaatkan seni untuk melengkapi berbagai kebutuhan hidup seperti peralatan keagamaan, perlengkapan rumah tangga, produk-produk estetis dan kebutuhan lainnya. Contohnya seperti seniman pematung yang telah membuat berbagai arca serta monumen sebagai simbol atau keperluan upacara keagamaan. Sampai saat ini pun, seni ini masih berlanjut.


Selain itu, seni juga telah digunakan sebagai penunjang kebutuhan pokok manusia. Contohnya seperti pakaian. Peradaban tidak akan menggunakan pakaian yang cantik dan indah apabila tidak menerapkan seni di dalamnya. Contohnya seperti jarik atau kain yang bermotifkan batik.


Krajan Batik turut memanfaatkan seni melalui batik sebagai produk yang berdaya guna dan menjadikannya sebuah pakaian yang memiliki nilai estetika. Cek model terbarunya di sini.


Baca juga: Batik Sebagai Kekayaan Indonesia yang Bermakna


Demikianlah informasi mengenai pengertian seni, jenis-jenis seni sampai pemanfaat seni di kehidupan manusia. Seni tentunya memiliki nilai tertentu sehingga di hampir semua kegiatan manusia, seni selalu dilibatkan.



Sumber:

https://www.zenius.net/blog/apa-pengertian-seni-dan-fungsinya

https://www.yuksinau.id/pengertian-seni/

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5987732/pengertian-seni-lengkap-dengan-perannya-dalam-kehidupan-manusia





1 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua