Mengenal Beberapa Adat Pernikahan di Indonesia


Sebagai warga asli Indonesia yang lahir dan tumbuh besar di sini, pastinya Anda sudah pernah melihat beberapa adat pernikahan di Indonesia. Mulai dari yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Betawi, dan masih banyak lagi.


Indonesia memang merupakan negara yang penuh keberagaman. Karena di sini ada banyak suku dari daerah yang berbeda, tentu tradisi dan adat pernikahan yang dilakukan pun berbeda-beda.

adat pernikahan indonesia

Bahkan beberapa tradisi ada yang bisa menghabiskan waktu hingga berhari-hari untuk menyelesaikan seluruh urutan acara adat berdasarkan daerahnya.


Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini mari kita kenali lebih dalam tentang beberapa adat pernikahan di Indonesia berdasarkan daerah asalnya.

Ciri Khas Pernikahan di Indonesia


Walaupun berbeda-beda, selalu ada 1 hal yang menjadi ciri khas pesta pernikahan di Indonesia. Yaitu selalu menggunakan batik atau baju adat dari manapun kedua mempelai tersebut berasal. Baju adat ini tentunya juga disesuaikan dengan upacara adat pernikahan yang ingin dilakukan.


Meskipun tidak wajib, namun kebanyakan pernikahan yang dilakukan di sini selalu menggunakan baju adat. Walaupun mungkin hanya sesederhana baju batik dari daerah asal mereka.


Dibandingkan menggunakan gaun atau wedding dress yang serba mewah, kebanyakan acara pernikahan di Indonesia masih lebih banyak menggunakan baju seperti kebaya atau jangkep yang mana asli berasal dari Indonesia.


Beberapa Adat Pernikahan di Indonesia yang Paling Terkenal


Adat pernikahan di Indonesia bukan hanya dilihat dari baju tradisional yang digunakan ketika pesta pernikahan saja. Melainkan juga dari upacara dan ritual-ritual yang dilakukan baik oleh keluarga, orang tua, maupun oleh kedua mempelai itu sendiri.


Dikutip dari Bridestory, setidaknya ada sekitar 45 tradisi, adat dan ritual pernikahan di Indonesia yang berbeda-beda dari setiap daerahnya.


Nah, berikut ini kita mulai dari membahas adat pernikahan di Indonesia yang paling terkenal dan sering ditemui terlebih dahulu.

1. Malam Bainal, Adat Pernikahan di Minang

Yang pertama adalah pernikahan adat Minang yang dikenal dengan nama malam bainal. Malam ini merupakan ajang perayaan malam terakhir pengantin wanita menjadi seorang gadis lajang. Tradisi ini dilakukan 1 malam sebelum Hari H pesta pernikahan dan akad nikah.


Malam bainal hanya dilakukan oleh pengantin wanita. Di malam ini, pengantin wanita akan menghabiskan waktu bersenang-senang dengan para sahabat dan orang terdekatnya.


Pengantin wanita juga akan dirias secantik mungkin dengan menggunakan baju adat dari Minang. Kemudian, sang calon pengantin wanita akan diberi hiasan khusus berupa pulasan kuku yang dibuat dari yang ditumbuk dan menghasilkan warna merah merona di jari-jemarinya.


Beberapa dari Anda mungkin tidak asing dengan tradisi ini. Karena tata cara dan tujuannya sangat mirip dengan pesta bachelor party yang sering diadakan di luar negeri.

2. Meuleum Harupat, Adat Pernikahan Sunda

Berikutnya ada tradisi meleum harupat yang merupakan upacara adat dalam budaya Sunda atau Jawa Barat. Secara bahasa, "meleum" bisa diartikan sebagai membakar sedangkan "harupat" merupakan bagian dari pohon aren yang biasa digunakan sebagai sapu lidi.


Namun karena sulit mendapatkan harupat yang masih asli dan belum diolah, maka prosesi acara ini dilakukan secara simbolis menggunakan sapu lidi saja.


Dalam acara ini, mempelai pria akan memegang 7 batang lidi yang kemudian ujungnya akan dibakar oleh sang istri. Kemudian, mempelai pria mencelupkan batang lidi yang terbakar ke dalam kendi berisi air yang dipegang oleh sang istri.


Terakhir, mempelai pria akan memotong sisa lidi yang tidak terbakar dan membuangnya.

Ritual ini merupakan sebuah simbolisasi bahwa api atau amarah dari sang suami akan bisa dipadamkan oleh kelembutan hati sang istri.

3. Tradisi Jual Beli, Adat Pernikahan Bali

Adat pernikahan di Indonesia yang paling terkenal berikutnya berasal dari Bali. Walaupun daerah ini sudah didatangi banyak wisatawan dari berbagai negara, namun masih banyak pula pengantin di bali yang menikah dengan tradisi dan budaya aslinya.


Salah satu upacara pernikahan yang sering dilakukan di Bali adalah tradisi Jual Beli. Dalam upacara ini, sang mempelai wanita akan menjual dagangan yang kemudian dibeli oleh sang suami.


Hal ini menjadi simbolisasi bahwa dalam rumah tangga, keduanya harus saling melengkapi. Ada yang menjual dan ada yang membeli, ada yang menerima dan ada yang membantu, dan seterusnya.

4. Palang Pintu, Adat Pernikahan Betawi

Beberapa dari Anda yang sering nonton Si Doel, pastinya sudah tidak asing lagi dengan adat pernikahan di Indonesia dari Betawi yang satu ini.


Dalam budaya Betawi, keluarga dari pihak laki-laki harus datang bersama rombongan untuk menjemput ke rumah calon mempelai wanita. Namun di rumah sang wanita, mereka akan ditunggu oleh seorang palang pintu atau orang yang akan bersahut-sahutan pantun dengan keluarga laki-laki.

5. Adol Dawet, Adat Pernikahan Jawa Tengah

Selanjutnya, ada upacara adat pernikahan yang mungkin pernah Anda saksikan langsung di TV. Tepatnya pada prosesi pernikahan salah satu anak dari Presiden Joko Widodo, yaitu upacara adol dawet.


Dalam upacara ini, calon mempelai pria dan wanita akan berjualan es dawet, minuman asli dari Jawa Tengah. Kemudian pembelinya adalah keluarga atau orang-orang terdekat dari para pengantin.

Namun, es dawet tersebut akan dibayar menggunakan pecahan genting, bukan menggunakan uang asli.


Upacara adol dawet ini merupakan sebuah simbolisasi dimana pengantin pria dan wanita harus saling membantu dalam membangun rumah tangga.

6. Sinamot, Budaya Pernikahan Adat Batak

Adat pernikahan di Indonesia yang paling terkenal terakhir adalah dari Suku Batak. Namanya adalah sinamot atau rundingan mas kawin oleh pihak keluarga pria dan keluarga wanita.


Sinamot memang bukan merupakan upacara adat yang disaksikan oleh publik, melainkan sebuah adat tertutup yang hanya dilakukan oleh calon pengantin dan keluarganya saja. Dan ukuran mas kawin yang harus diberikan oleh keluarga pria harus dihitung berdasarkan status sosial, karir dan juga tingkat edukasi sang wanita.


Beberapa orang memang menganggap hal ini sebagai bentuk materialisme dan kesenjangan status sosial. Namun, sinamot memang merupakan adat yang telah ada dan dilakukan selama beratus-ratus tahun yang lalu di Batak.

adat pernikahan indonesia

Daerah Lain yang Memiliki Adat Pernikahan Sendiri

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, ada lebih dari 45 adat pernikahan di Indonesia dengan ciri khas masing-masing. Walaupun tidak semuanya bisa dituliskan di sini, namun berikut ini adalah beberapa upacara adat dari daerah lain di Indonesia yang perlu Anda ketahui.

  1. Bakena Kao, Buton

  2. Menyenggung, Palembang

  3. Bakar Batu, Papua

  4. Ngurukken Majeu, Lampung

  5. Tokencai NTT

  6. Basai, Sumbawa

  7. Upacara Bunga Putih Minahasa

  8. Maso Minta, Ambon

  9. Bausung, Banjarmasin

  10. Mayam, Aceh


Seperti itulah beberapa upacara adat pernikahan di Indonesia dengan keunikan dan tempat asalnya masing-masing. Walaupun beberapa ada yang rumit dan membutuhkan banyak biaya, namun kita perlu melestarikan budaya ini agar tidak mati dimakan jaman.


Bila anda membutuhkan kebutuhan Bridal untuk hari pernikahan anda, jangan ragu untuk segera menghubungi Gypsy Bridal &Krajan Batik Semarang.


4 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua